Ming. Mei 29th, 2022

Pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer memiliki 3 kiper dalam mengarungi kompetisi 2021/2022 musim ini. Ketiga kiper tersebut adalah David De Gea, Dean Henderson dan Tom Heaton yang baru didatangkan. Dalam pemilihan tempat utama, Ole Gunnar Solskjaer mengingatkan ketiga kiper di atas untuk tidak berada di zona nyamannya.

Hal ini berarti, tidak ada keistimewaan untuk De Gea, Henderson maupun Heaton. Mereka pun diminta oleh Solskjaer untuk bersaing secara sehat dalam memperebutkan starting line up. “Itu tergantung pada karakter yang Anda miliki dan bagaimana mereka terbentuk. Ini persaingan yang sehat." ujarnya dikutip dari laman Sky Sports.

"Jika Anda terlalu nyaman, saya tidak berpikir Anda mendapatkan yang terbaik dari diri Anda. "Anda membutuhkan keunggulan dan Anda membutuhkan keunggulan 'jika saya tidak tampil, orang lain akan menggantikan saya' tetapi itu harus sehat untuk tim dan sehat untuk grup. "Jika itu beracun dan energi menyedot itu tidak bagus.

"Tahun lalu adalah situasi baru bagi David dan situasi baru bagi Dean. Tahun ini, mari kita lihat bagaimana hasilnya." beber pelatih asal Norwegia itu. Berdasarkan pernyataan Solskjaer, itu semua sudah terjadi mulai musim lalu bagi De Gea dan Henderson. De Gea yang sejak didatangkan dari Atletico Madrid 2011 lalu harus rela membagi tempatnya dengan Henderson yang didapuk menjadi pesaingnya

Situasi ini bisa dibilang baru bagi De Gea karena posisinya sebagai penjaga gawang Manchester United tidak ada yang sanggup menggesernya. Namun baru mulai musim lalu, Solskjaer memberlakukan tidak ada jaminan bagi pemain siapapun untuk menempati starting line up. Buktinya De Gea selama musim lalu hanya tampil sebanyak 36 kali dengan durasi waktu 3.225 menit.

Rinciannya 26 bermain di Liga Inggris dengan kebobolan 32 gol dan clean sheet sebanyak 9 kali. Kemudian, masing masing lima penampilan di Liga Champions dan Liga Eropa. Untuk di Liga Champions, De Gea kebobolan 8 gol dan 1 clean sheet.

Sedangkan di Liga Eropa, 6 kebobolan dan 2 clean sheet. Beralih ke pesaing De Gea yakni Dean Henderson memiliki jumlah tampil 26 kali dengan durasi 2.324 menit. Dean Henderson sukses menjaga gawangnya untuk 5 kali clean sheet dengan kebobolan 12 gol dari 13 penampilan di Liga Inggris.

Kemudian 4 penampilan beruntun di Liga Eropa, Piala FA dan Piala Carabao. Kontrubusinya di Liga Eropa, Henderson cleansheet sebanyak 3 kali dan 1 kebobolan. Adapun kebobolan 5 gol dan 2 clean sheet di Piala FA. Selanjutnya 3 clean sheet dan 2 kebobolan di Piala Carabao.

Sementara sisanya 1 penampilan di Liga Champion dengan kebobolan 2 gol. Berkat penampilannya itu, Henderson digadang gadang akan menjadi tandingan sulit bagi De Gea untuk mempertahankan posisi penjaga gawang utama. Menarik dinantikan bagaimana persaingan De Gea dan Dean Henderson untuk menjadi kiper nomor satu di Manchester United.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.