Ming. Mei 29th, 2022

Berikut ini perkiraan ranking BWF terbaru dari berbagai sektor pasca turnamen Indonesia Open 2021 yang baru saja selesai digelar di Bali, Minggu (28/11/2021) kemarin. Keberhasilan Viktor Axelsen memenangkan gelar juara Indonesia Open 2021 setelah mengalahkan Koh Lean Yew membuat perubahan signifikan di ranking tunggal putra dunia. Axelsen dipastikan akan segera mengambil alih posisi Kento Momota sebagai pebulu tangkis tunggal putra terbaik dunia per 30 November 2021, besok.

Keberhasilan Axelsen mengkudeta Momota tak terlepas dari keberhasilannya meraih berbagai prestasi turnamen sepanjang tahun ini. Sementara itu, pasangan Marcus Gideon/Kevin Sanjaya alias Minions semakin kokoh berada di ranking teratas sektor ganda putra. Konsistensi yang diperlihatkan Minions dalam melakoni setiap turnamen membuat keduanya masih belum tergoyahkan posisinya.

Minions pun berhasil menjaga jarak poin dengan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan yang menempati posisi runner up setelah berhasil memenangkan Indonesia Open 2021. Pebulu tangkis andalan Denmark, Viktor Axelsen secara brilian mampu menampilkan permainan apik di sepanjang turnamen Indonesia Open 2021. Axelsen secara gemilang mampu mencicipi gelar Indonesia Open untuk pertama kali dalam perjalanan kariernya sebagai atlet bulu tangkis.

Pria jangkung asal Denmark itu akhirnya mampu menyegel gelar juara setelah memenangkan laga sengit melawan wakil Singapura, Loh Kean Yew. Lewat permainan rubber game, Axelsen mampu mengalahkan Loh Kean Yew dengan skor 21 13, 9 21, dan 21 13. Kemenangan atas Loh Kean Yew pun membuat Axelsen membawa pulang gelar juara Indonesia Open edisi tahun ini.

Keberhasilan tersebut juga berdampak pada pembaharuan ranking dunia Axelsen yang akan kembali menduduki puncak teratas sektor tunggal putra. Dalam kalkulasi perhitungan poin, Axelsen secara resmi akan segera menyabet status tunggal putra terbaik dunia per tanggal 30 November 2021, besok. Keberhasilan Axelsen menjadi juara Indonesia Open 2021 menjadi alasan ia berhak mengkudeta posisi Momota.

Di kala Momota masih berjuang untuk memulihkan kondisi dan performa terbaiknya setelah kecelakaan maut yang hampir merenggut nyawanya di Malaysia. Axelsen berhasil memanfaatkan situasi tersebut dengan meraih berbagai macam prestasi pada tahun ini di sektor tunggal putra. Kesuksesan mencicipi final sebanyak 11 kali dari 13 turnamen tahun ini menjadi bukti Axelsen layak menduduki posisi teratas ranking dunia sektor tunggal putra.

Ditambah Axelsen berhasil memenangi delapan dari 11 laga final yang ia lakoni tahun ini termasuk Denmark Open, Indonesia Open, hingga Olimpiade Tokyo. Dikutip dari Badminton Talk, Axelsen diperkirakan akan memiliki koleksi113.979 poin sekaligus menyalip posisi Momota yang meraih 112.210 poin di ranking teratas dunia. Perjuangan dan kerja keras Minions untuk mengembalikan performa terbaiknya setelah kegagalan besar di Olimpiade Tokyo tampaknya membuahkan hasil.

Meskipun harus jatuh bangun melakoni padatnya jadwal turnamen, Minions secara brilian mampu bermain konsisten dalam setiap pertandingan. Keberhasilan Minions tampil dalam laga final sebanyak empat kali beruntun mulai dari Prancis Open, German Open, Indonesia Masters, dan Indonesia Open menjadi bukti konsistensinya. Bahkan, dua gelar berhasil diamankan Minions dari empat final terakhir yang dilakoni keduanya di rangkaian BWF World Tour Finals akhir tahun ini.

Minions secara brilian mampu mengamankan gelar juara German Open dan Indonesia Open tahun ini. Keberhasilan Minions meraih dua gelar tersebut diiringi hasil konsisten membuat keduanya semakin tak tergoyahkan berada di puncak teratas ranking dunia sektor ganda putra. Minions diperkirakan akan mengoleksi 110.977 poin dan duduk manis di ranking teratas dunia di sektor yang mainkan.

Jarak Minions dengan Ahsan/Hendra yang menempati posisi dua juga lumayan jauh yakni berkisar 8.000 poin. Situasi itu seakan membuat Minions memperpanjang catatan waktunya berada di posisi teratas dalam jangka waktu yang cukup lama. Hal itu menunjukkan konsistensi Minions dalam mengikuti berbagai turnamen BWF World Tour dalam beberapa tahun terakhir.

Perubahan signifikan ranking ganda putri hanya terjadi pada posisi ketujuh sampai kesembilan, dimana lonjakan dialami pasangan Jepang yang baru naik daun. Ialah Nami Matsuyama/Chiharu Shida yang baru saja berhasil menyegel gelar juara Indonesia Open 2021. Keberhasilan ganda putri Jepang itu memenangkan gelar tersebut membuat keduanya naik dua peringkat ke urutan keetujuh ranking dunia.

Pasangan Nami/Chiharu berhasil menggeser posisi Du Yue/Li Yinhui (China) dan Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai (Thailand). Selain posisi tersebut, urutan lima besar masih tergolong aman dimana posisi teratas masih diduduki oleh wakil Jepang, Yuki Fukushima/Sayaka Hirota. Jepang secara tidak langsung kembali menguasai ranking enam besar sektor ganda putri dengan menempatkan tiga wakilnya sekaligus.

Lalu, pasangan Greysia Polii/Apriyani Rahayu masih duduk manis di urutan kelima, tepat diatas Nami/Chiharu. Khusus dua sektor lainnya yakni ganda campuran dan tunggal putri masih tidak ada perubahan sama sekali di 10 besar ranking dunia. Ganda campuran masih dikuasai oleh pasangan China, Zheng Siwei/Huang Yaqiong.

Sementara, tunggal putri masih ditempati andalan Taipei, Tai Tzu Ying.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.